Sunderland Vs Hull City, Melawan Arus Degradasi

Memasuki pekan ke-12, Liga Primer Inggris kembali bergulir dengan mempertemukan masing-masing tim demi merebut title juara. Salah satu pertandingan yang akan bergulir minggu ini adalah Sunderland Vs Hull City. Kedua tim tersebut sama-sama berada di posisi degradasi.

Pertandingan yang bergulir di Stadium of Light yang merupakan kandang Sunderland, akan berlangsung pada tanggal 19 November 2016, pukul 22.00 WIB.

stadium of light

Saat ini, Sunderland berada di posisi paling bawah atau masuk dalam zona degradasi. Tim asuhan David Moyes hanya mampu mengumpulkan 5 poin dari total poin maksimal yang bisa diporelah sebesar 33 poin. Dari sebelas pertandingan yang telah dilalui, The Black Cats hanya mampu memenangkan satu kemenangan saja.

Kemenangan tersebut diraih saat bertandang ke Vitality Stadium, markas Bournemouth pada lanjutan liga Inggris pekan ke-11. Catatan buruknya, Jerome Defoe hanya berhasil membobol gawang lawan sebanyak 9 gol, dan harus kemasukkan sebanyak 21 gol.

Sementara, Hull City berada lebih baik ketimbang lawan yang akan dihadapinya minggu ini, yakni bertengger di posisi 18 klasemen sementara.

Walau tetap berada dalam zona degradasi, namun The Tigers hanya berjarak satu poin saja untuk terlempar dari posisi merah. Bahkan, dapat langsung berada dalam sepuluh besar, lantaran hanya berjarak 3 poin saja oleh Burnley yang menduduki posisi 9.

Dari kesebelas pertandigan yang telah dijalani, tim asuhan Phelan berhasil meraih 10 poin, dari maksimal 33 poin yang dapat diperoleh. Dengan rincian, tiga kali menang, satu kali imbang, dan harus menelan kekalahan sebanya 7 kali.

Jadwal Bola Pertarungan Zona Degradasi

Dengan posisi dari kedua tim yang berada dalam zona merah di klasemen sementara Liga Primer Inggris. Tentunya pertandingan yang akan dihelat pada hari Sabtu ini, akan menentukan masa depan kedua tim tersebut dalam perjalanan di jadwal bola liga Inggris.

Selaku tuan rumah, David Moyes akan menurunkan para pemain terbaiknya, demi meraih poin penuh di hadapan para pendukungnya sendiri. Pelatih asal Scotland ini, menerapkan formasi favoritnya, 4-4-2.

sunderland vs hull city

Lini depan, mantan penyerang Liverpool, Fabio Borini akan berduet dengan Jermain Defoe yang saat ini tengah bersaing menjadi top skor liga Inggris, dengan mengumpulkan 6 gol, berselisih tiga dari penyerang Chelsea, Diego Costa.

Duet striker tersebut akan di sumplai oleh empat gelandang sekaligus. Di posisi playmaker, diisi oleh Rodwell dan Khazri. Sementara di bagian sayap kanan dan kiri, masing-masing Januzaj dan Cattermole.

Lini belakang, mantan pelatih MU ini mempercayakan duet bek pengalaman, O’Shea dengan Jones. Sedangkan Van Aanholt berperan sebagai bek kanan, dan disisi kiri oleh Kirchhoff.

Dari kubu tamu, sang pelatih Phelan tetap mengandalkan tiga penyerang sekaligus dalam formasi 4-3-3. Mbokani, Diomande dan Hernandez akan berbagi peran di sektor depan, demi dapat membawa pulang tiga poin penuh.

Demi menopang tiga penyerang sekaligus dan membantu lini pertahanan, pelatih asal Inggris ini menurunkan Livermore dan Huddlestone serta Snodgrass. Empat bek yang diturunkan yakni Dawson, Davies, Robertson, dan Maguire. Urusan penjaga gawang, diserahkan oleh Jakupovic.

David Moyes: Melanjutkan Tren Kemenangan

Pada pertandingan terakhir, Sunderland berhasil menaklukkan lawannya, Bournemouth dalam laga lanjutan Liga Inggris pekan ke-11. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan pertama The Black Cats di tangan David Moyes.

david moyes

Mantan pelatih Everton dan MU ini menegaskan bahwa timnya akan melanjutkan tren kemenangan yang diraih pada dua minggu lalu. Saat ini, Sunderland tengah dalam kepercayaan diri yang cukup tinggi, dan Ia mengharapkan dapat melihat para pemainnya menampilkan permainan terbaiknya.

Posted in Jadwal | Tagged , , | Comments Off on Sunderland Vs Hull City, Melawan Arus Degradasi

Ranieri: Poin Penuh Melawan Watford

Liga Primer Inggris memasuki pekan ke-12, dimana salah satu pertandingan yang dihelat adalah antara Watford melawan sang juara bertahan, Leicester City. Pertemuan pertama antara kedua tim tersebut pada musim ini, akan dilangsungkan pada hari Sabtu, tanggal 19 November 2016, pukul 22.00 WIB, bertempat di Vicarage Road Stadium.

Kedua tim sama-sama mengalami kekalahan pada pertandingan sebelumnya. The Foxes yang bermain di kandang sendiri, justru menelan pil pahit, kala Morrison dan Philips berhasil memobobol gawang Zieler, dan hanya mampu dibalas oleh gol Slimani lewat umpan manis Mahrez.

ranieri

Sementara The Hornets tak kalah pahitnya pada pertandingan sebelum jeda internasional saat melawan Liverpool. Tim asuhan Mazzarri harus rela melihat timnya dibantai setengah lusin gol oleh Coutinho CS, dan hanya berhasil membalas satu gol lewat D. Janmaat pada menit ke 75′.

Pelatih The Foxes, Claudio Ranieri optimis akan meraih poin penuh walaupun bermain sebagai tamu. Dirinya telah meyakinkan para pemainnya untuk tetap percaya, bahwa perjalanan masih cukup panjang, dan tidak menutup kemungkinan kita dapat mempertahankan gelar juara yang berhasil diraihnya pada musim lalu.

Prediksi The Hornets vs The Foxes

Pertandingan pekan ke-12 ini tentu akan menjadi momentum masing-masing tim untuk memutus tren negatif. Pada lima pertandingan terakhir, Watford hanya berhasil meraih poin sebanyak delapan poin saja, dan pertandingan terakhir mengalami pil sangat pahit dibantai oleh sang pemuncak klasemen saat ini, Liverpool.

watford

Sama halnya yang dirasakan oleh Leicester City di lima pertandingan terakhinya di seluruh kompetisi, dimana mengalami dua hasil imbang, dua pula merasakan kemenangan, dan terakhir harus takluk di kandang sendiri saat melawan West Bromwich Albion.

Hingga pekan ke-12 ini, tuan rumah masih berada diatas sang juara bertahan dalam tabel klasemen sementara Liga Inggris, yakni menduduki urutan ke-8. Sementara juara musim lalu, harus puas berada di urutan ke-14, atau hanya berjarak dua poin dari daerah degradasi.

Lima pertemuan terakhir antara kedua klub tersebut, The Hornets hanya berhasil menangkan satu pertandingan saja, dimana pertemuan tersebut sudah lama terjadi, yakni pada tanggal 12 Mei 2015. Sedangkan, The Foxes berjaya dengan tiga kemenangan, dan sisanya berakhir imbang.

Catatan istimewanya, tim asuhan Ranieri ini berhasil memenangkan pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Vicarage Road Stadium, dalam lanjutan liga Inggris musim lalu, dimana timnya berhasil menang dengan skor tipis, 0-1.

Mengukur Kekuatan Masing-Masing Tim

Kedua tim tentunya akan berusaha untuk memenangkan pertandingan ini, agar dapat memperbaiki peringkatnya masing-masing di tangga klasemen sementara Liga Inggris.

Watford selaku tuan rumah dengan dukungan penuh para supporternya, tentu akan menurunkan kekuatan penuh demi meraup poin penuh. Tim asuhan Mazzarri akan mengandalkan Deeney yang berduet dengan Ighalo sebagai ujung tombak, dengan formasi 4-4-2.

watford vs leicester city

Di lini tengah, pelatih asal Italia ini akan menurunkan Behrami, Capoue, Watson, dan Guedioura. Sementara lini belakang, Kaboul akan memimpin rekan-rekannya yakni Janmaat, Zuniga, dan Prodl. Pantilimon tetap menjadi pilihan pertama dalam urusan penjaga gawang.

Leicester City, selaku tamu dan juara bertahan, tentunya akan menggandalkan para pemain terbaiknya. Tim asuhan Ranieri tetap menerapkan formasi 4-4-2, dengan Vardy yang akan berduet bersama Mahrez di lini depan.

Drinkwater akan memimpin rekan-rekannya di lini tengah, yang diisi oleh Albringhton, King, dan James. Sementara Huth akan berduet bersama Morgan di lini belakang, dan Fuchs mengisi posisi kanan, Hernandez di posisi kiri. Untuk urusan penjaga gawang, pelatih asali Italia ini tetap mempercayakan Schmeichel untuk menjaga lini paling krusial.

Posted in Jadwal | Tagged , , | Comments Off on Ranieri: Poin Penuh Melawan Watford

Klasemen Liga Inggris : Chelsea Geser Tottenham Hotspur

Imbang Kontra Leicester, Spurs Tergelincir

Klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini mengalami sedikit perubahan di awal pekan. Hasil berbeda yang diperoleh Chelsea dan Tottenham Hotspur dalam laga matchday ke-10 pekan lalu merupakan penyebab terjadinya pergeseran di papan atas klasemen saat ini.

Download Songs 8 goals for Africa here.

Chelsea yang berhasil mengantongi kemenangan dalam laga kontra Southampton dengan skor akhir 2-0, mengangkat posisi skuad asuhan Conte ke peringkat 4 klasemen sementara. The Blues berhasil menggeser penghuni posisi 4 yang sebelumnya, Tottenham Hotspur, yang kemarin hanya meraih hasil seri menjamu juara musim lalu, Leicester City.

klasemen-liga-inggris-chelsea-geser-tottenham-hotspur-2

Tottenham Hotspur kini harus puas berada di urutan ke-5 dengan poin 19, selisih dua poin dari Chelsea yang kini mengoleksi 22 poin. Spurs terpaksa menyerahkan tempat ke-4 pada The Blues usai ditahan imbang 1-1 oeh sang tamu, Leicester City di White Hart Lane.

Sementara itu, tiga teratas klasemen saat ini tak banyak terjadi perubahan. Persaingan panas antara Manchester City, Arsenal dan Liverpool masih mewarnai 3 posisi teratas musim ini. Sama-sama engoleksi 23 poin, tiga teratas klasemen Liga Primer musim ini hanyaa dibedakan dari selisih gol. Manchester City di peringkat pertama tercatat memiliki (+15) selisih gol, mengungguli skuad asuhan Arsenen Wenger dengan (+13) dan Liverpool (+11).

Di lain sisi, Sunderland terpaksa menerima nasib buruk usai kalah mengenaskan 1-4 dari tim tamu Arsenal pada Sabtu lalu. Dengan hasil 2 poin dari total 10 laga Liga Primer musim ini, posisi juru kunci pun menjadi tempat hunian bagi tim dengan julukan Teh Black Cats tersebut.

Mengalami nasib yang serupa dengan Sunderland, Hull City kini juga merasakan dinginnya zona degradasi. Hull City terpaksa menghuni zona degradasi usai menyerah 0-1 di markas Watford 1-0. Saat ini, tim promosi terebut menghuni peringkat 18 klasemen Liga Primer dengan koleksi 7 poin dari 10 laga Liga Primer musim ini.

Conte : Masih Terlalu Dini Untuk Bicara Juara

Usai berhasil menggeser Spurs dari 4 besar, manajer Chelsea, Antonio Conte enggan berkomentar peluang menjuarai Premier League 2016-2017. Mantan pelatih Juventus tersebut menggungkapkan bahwa perjalanan masih sangat panjang meski skuad asuhannya tersebut sukses meraih empat pertandingan beruntun.

The Blues berhasil meraih kemenangan beruntun dalam empat pertandingan terakhirnya saat sukses menghajar Southampton 2-0 akhir pekan lalu di markas Southampton, St Mary’s Stadium. Gol dari Eden Hazard dan Diego Costa yang masing-masing diciptakan pada menit ke- 6′ dan 55′ berhasil memperpanjang raihan hasil positif pasukan Conte.

klasemen-liga-inggris-chelsea-geser-tottenham-hotspur-1

Sejak takluk dari Arsenal pada September lalu, terhitung tiga kemenangan yang berhasil Chelsea catat dalam tiga laga beruntun. Kemenangan 2-0 atas Hull City pada awal Oktober, 3-0 atas juara bertahan Leicester City serta membungkam skuad asuhan Jose Mourinho, Manchester United dengan skor fantastis 4-0.

Atas hasil luar biasa tersebut, tidak heran jika Chelsea kini masuk ke dalam kandidat juara Liga Primer musim ini. Namun saat dikonfirmasi tentang hal tersebut, manajer Antonio Conte mengaku belum terlalu memikirkan tentang jadwal bola persaingan perebutan trofi malam ini.

Conte menilai masih terlalu dini untuk memikirkan gelar juara musim ini sebab kompetisi musim ini bahkan belum mencapai separuh perjalanannya.

“Masih terlalu dini memikirkan persaingan untuk gelar juara. Yang harus kami lakukan hanyalah terus bekerja keras menjaga tren positif seperti ini sambil tetap mengembangkan tim. Saya baru akan berikan komentar jika kami telah melewati setengah perjalanan kompetisi musim ini,” tegas manajer asal Italia tersebut.

Meski begitu, Conte menyatakan bahwa dirinya puas atas kinerja tim saat sukses menuai kemenangan atas Southampton, “Sangat menyenangkan melihatn performa tim. Saya melihat para pemain menunjukan komitmen dan usaha keras baik dalam penguasaan maupun saat diluar penguasaan bola. Dan hal yang membuat saya bertambah senang yaitu keberhasilan tim mencatat clean sheet untuk keempat kalinya, dan ya itu merupakan hal yang fantastis.” tambah Conte.

Posted in Hasil, Klasemen | Tagged , , , | Comments Off on Klasemen Liga Inggris : Chelsea Geser Tottenham Hotspur

Mimpi Buruk Mourinho di Stamford Bridge

mimpi-buruk-mourinho-di-stamford-bridge

Empat Gol Tanpa Balas di Stamford Bridge

Big Match antara tuan rumah Chelsea menghadapi Manchester United masih menyisakan euforia bagi para pecinta Liga Primer Inggris, khususnya bagi para pendukung The Blues juga The Red Devils.

Dalam laga yang digelar di markas The Blues, Stamford Bridge tersebut, Eden Hazard cs. berhasil mengandaskan harapan Manchester United yang berharap bisa kembali ke jalur perburuan gelar musim ini dengan skor akhir 4-0 pada minggu malam kemarin.

Raihan hasil tiga poin dari laga kontra skuad eks pelatih Chelsea, Jose Mourinho tersebut sukses membawa The Blues bertengger di posisi empat klasemen sementara dengan mengumpulkan 19 poin, satu poin dari pemimpin klasemen Manchester City dengan total 15 poin. Sedangkan Manchester United sendiri masih setia di posisi tujuh klasemen dengan14 poin.

mimpi-buruk-mourinho-di-stamford-bridge-1

Pada laga yang menguras perhatian para pecinta Liga Primer tersebut, kedua manajer terlihat memberikan komposisi pemain terbaiknya. Menggunakan formasi 3-4-3,  manajer The Blues, Antonio Conte menunjuk tiga nama (David Luiz, Gary Cahill, dan Cesar Azpilicuetta) sebagai benteng pertahanan Chelsea.

Sementara untuk lapangan tengah Conte memadukan sosok Nemanja Matic, N’Golo Kante, Marcos Alonso, Victor Moses untuk mengatur jalannya pertandingan. Untuk ujung tombak serangan sendiri, trisula Diego Costa, Eden Hazard dan Pedro masih menjadi andalan Conte sebagai juru gedor pertahanan lawan.

Sedangkan untuk skuad Manchester United sendiri, Jose Mourinho (yang sempat menangani Chelsea) tidak banyak mengubah komposisi pemain. Susunan nama Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Marcus Rashford, dan Jesse Lingard masih menjadi pilihan utama Mou. Hanya saja, kapten Wayne Rooney tak terlihat bahkan di bangku cadangan sekalipun.

mimpi-buruk-mourinho-di-stamford-bridge-2

Hanya Butuh 30 Detik Bagi Pedro Buka Keunggulan

Tampil di hadapan para pendukungnya, Chelsea langsung menggebrak sejak wasit meniup peluit babak pertama. Serangan kilat skuad London Biru terbukti berhasil ditandai dengan gol yang berhasil dicetak Pedro saat laga bahkan belum berjalan satu menit.

Hanya 30 detik yang dibutuhkan Pedro untuk membuat Stamford Bridge ‘pecah’ lewat gol yang berhasil disarangkannya ke gawang Manchester United yang dijaga David de Gea. Berawal dari kesalahpahaman antara Daley Blind, Chris Smalling, dan David De Gea saat mengantisipasi umpan Marcos Alonso, Pedro sukses mengecoh barisan pertahanan Tim Setan Merah dan menyarangkan bola ke gawang United yang kosong tanpa penjagaan.

Usai gol kilat Pedro, skuad asuhan Conte terlihat semakin menggila dalam menekan sang tamu, Manchester United. Alhasil, Gary Cahill sukses menggandakan keunggulan The Blues pada menit ke-21. Sepakan kaki kanan keras dari Cahill yang menyambut tendangan pojok Hazard berhasil membuat De Gea tak berkutik.

Sementara itu, upaya tim tamu lewat aksi Ander Herrera serta Jesse Lingard di menit ke-28 masih mampu digagalkan Thibaut Courtois. Kiper asal Belgia tersebut berhasil menjaga gawang The Blues tetap bersih, dan keunggulan 2-0 Chelsea pun bertahan sepanjang paruh pertama.

Memasuki babak kedua, kali ini giliran Eden Hazard yang berhasil memperlebar jarak Chelsea dari Manchester United menjadi 3-0. Memaksinalkan operan Nemanja Matic, Hazard menkonversi dengan tenang menjadi gol di menit ke-62.

Delapan menit kemudian, aksi N’Golo Kante membuat harapan punggawa Mourinho kian sirna. Menembus barisan pertahanan United yang dijaga Chris Smalling, Kante sukses mengunci kemenangan The Blues dengan skor 4-0.

Posted in Berita, Hasil, Klasemen | Tagged , , , , | Comments Off on Mimpi Buruk Mourinho di Stamford Bridge

Big Match : Liverpool vs Man United

Dendam Henderson Pada Mourinho

Jelang laga Big Match antara Liverpool melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Primer Inggris musim 2016-2017, atmosfir mulai terasa kian memanas. Partai BigMatch yang dihelat di markas The Reds, Stadion Anfield pada selasa dini hari nanti merupakan ajang bagi kedua klub untuk kembali menanjak ke papan atas Liga Primer musim ini.

Mengenai pertandingan yang akan digelar pada dini hari nanti, kapten Liverpool, Jordan Henderson menganggap laga kontra tim setan merah sebagai ajang balas dendam dirinya kepada arsitek Man United, Jose Mourinho.

Henderson mengungkapkan bahwa The Reds siap melakukan apapun untuk mempermalukan The Special One, Jose Mourinho. Kepada media setempat, gelandang tengah Liverpool tersebut mengaku bahwa dirinya tak akan pernah lupa akan kejadian pada musim 2014 kemarin.

big-match-liverpool-vs-man-united

Jose Mourinho yang pada saat itu masih berstatus sebagai manajer The Blues, Chelsea, memupuskan harapan Liverpool untuk meraih gelar juara Liga Primer. Saat itu memang Liverpool bisa dikatakan sedang berada di jalur yang tepat untuk bisa mengangkat trofi Liga Inggris musim 2013-2014.

Kemenangan atas Chelsea saat The Reds menjamu skuad asuhan Mourinho di Anfield pada matchday-36 Liga Primer Inggris merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk bisa mengangkat trofi juara kala itu. Namun malang bagi tuan rumah, para punggawa The Blues berhasil membungkam kubu Anfield dengan skor akhir 2-0 yang juga berarti mengandaskan harapan The Reds untuk bisa menjuarai liga pada saat itu.

Yang lebih membuat dendam Henderson semakin membara adalah kenyataan bahwa saat itu dirinya hanya bisa menyaksikan dari bangku penonton ketika pasukan Mourinho menghancurkan impian tim nya. Hukuman akibat akumulasi kartu membuat Henderson tak bisa berbuat apapun bagi The Reds saat itu.

“Saya tidak akan pernah lupa bagaimana Mourinho menghancurkan impian kami saat itu. Mereka berhasil menghambat langkah kami untuk bisa menjuarai liga. Tapi untuk saat ini kami sedang berada dalam kondisi bagus, dan memenangkan laga pada selasa dini hari nanti merupakan satu-satunya cara bagi saya untuk dapat menghapus memori kekalahan atas skuad Mourinho pada 2014 yang lalu.” ujar Henderson.

Jordan Henderson menyebutkan bahwa yang seharusnya menjadi perhatian utama jelang laga kontra Manchester United adalah strategi mengejutkan khas Mourinho. “Mourinho memiliki strategi yang kerap mengejutkan bagi tim lawan. Dia adalah salah seorang peracik taktik sekaligus manajer terbaik di dunia saat ini. Dan hal tersebut sudah dirinya tunjukkan itu lewat beberapa klub yang pernah ditangani oleh Mou sebelumnya,” tambah gelandang The Reds tersebut.

big-match-liverpool-vs-man-united-1

Mane Optimis Bisa Kalahkan United di Anfield

Sementara itu, semangat berapi-api juga ditunjukan oleh penyerang anyar Liverpool jelang laga big match kontra Manchester United, Sadio Mane.

Penyerang kelahiran 24 tahun lalu tersebut menganggap bahwa pertandingan menjamu Paul Pogba dkk merupakan laga penting untuk membawa The Reds kembali menanjaki papan atas Liga Primer musim ini.

Dalam wawancara dengan media setempat, penyerang yang berhasil membawa The Reds mencatat hasil lima kemenangan beruntun dalam lima laga terakhir tersebut mengungkapkan.

“Tentu saja kami siap mengalahkan Manchester United. Ini merupakan salah satu pertandingan terpenting dalam kompetisi musim ini. Akan ada banyak yang berlomba untuk mencetak gol dalam pertandingan selasa dini hari nanti,” sebut Mane.

Big Match antara Liverpool menghadapi Manchester United pada dini hari nanti merupakan pertemuan ke-198 kalinya antara The Reds dan The Red Devils. Hingga saat ini, Liverpool sukses mencatat 65 kemenangan, 15 laga lebih sedikit dibandingkan Manchester United yang berhasil mencatat 80 kemenangan, dan sisa 53 laga lainnya berakhir imbang.

Posted in Berita, Jadwal | Tagged , , , , , | Comments Off on Big Match : Liverpool vs Man United

Rancang Skema Baru, Conte Targetkan Anderson dan Bonucci

Conte Berniat Rombak Skema Chelsea

Sejak Antonio Conte memutuskan untuk menangani Chelsea, publik  Stamford Bridge sempat merasa begitu optimis bahwa dibawah kepelatihan Conte, The Blues dapat kembali bergabung dalam perburuan gelar Liga Premier Inggris musim ini.

Sempat mengawali musim ini dengan spektakuler, magis dari mantan pelatih Juventus teresebut terlihat mulai memudar seiring dengan dua hasil kalah dan satu kali seri dari total tujuh laga kompetisi Liga Primer Inggris yang telah dijalani Chelsea musim ini.

rancang-skema-baru-conte-targetkan-anderson-dan-bonucci

Perbedaan komposisi pemain Chelsea tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuat Conte tidak mampu memaksimalkan rancangan skema 3-5-2 khas nya yang terkenal sukses membawa Juventus merajai Serie A.

Berniat untuk merombak total skema  bermain The Blues, Conte pun bersiap untuk menyusun komposisi para pemain yang nantinya akan mengisi skema 3-5-2 khas Conte. Beberapa nama yang menghuni Serie A pun dikabarkan telah berada dalam daftar incaran Conte.

Targetkan Bonucci dan Anderson

Demi mendatangkan beberapa pemain baru ke Stamford Bridge, tim asal London tersebut dikabarkan siap untuk merogoh kocek lebih dalam. Bahkan, Conte pun terlihat telah melakukan pembicaraan dengan bos besar Chelsea, Roman Abramovich.

Salah satu hasil dari pembicaraan tersebut yaitu Conte disarankan untuk melepas lima pemain jika ingin mendatangkan amunisi baru bagi The Blues, dua di antaranya adalah Branislav Ivanovic dan juga Gary Cahill.

Adalah gelandang tangguh Felipe Anderson yang saat ini bermain untuk Lazio dan juga pemain belakang yang pernah menjadi anak asuh Conte semasa dirinya menjabat sebagai pelatih Juventus, Leonardo Bonucci, yang menjadi daftar belanja Conte di bursa transfer selanjutnya.

rancang-skema-baru-conte-targetkan-anderson-dan-bonucci-2

Demi menunjukan keseriusan nya untuk memboyong Bonucci dari Juventus, Conte bahkan dilaporkan sanggup menyertakan nama gelandang serang The Blues, Eden Hazard ke dalam transaksi Bonucci. Sebelumnya, Cesc Fabregas juga kerap dikaitkan dengan rencana Conte untuk transfer Bonucci.

Tidak hanya Bonucci, untuk memuluskan rencana skema 3-5-2 nya Conte juga dikabarkan tengah berusaha untuk membujuk gelandang tangguh asal Brasil, Felipe Anderson, yang saat ini bermain untuk Lazio. Tetapi tampaknya niat pria asal Italia tersebut tak akan berjalan semudah yang dibayangkan.

Kontrak yang mengikat gelandang berusia 23 tahun tersebut sampai 30 Juni 2020 merupakan salah satu faktor yang membuat negosiasi Chelsea diperkirakan akan sedikit tersendat. Hingga saat ini, Anderson tercatat telah mengumpulkan 21 gol dari total 110 penampilannya bersama Lazio sejak dirinya bergabung dengan I Biancocelesti pada 2013.

Dengan skema 3-5-2 yang telah direncanakan Conte, pria yang pernah melatih timnas Italia tersebut berharap bisa menempatkan Anderson di sektor kanan yang ditugaskan sebagai penyuplai bola untuk dua penyerang Chelsea.

Rencana tersebut seakan menegaskan kabar akan hengkang nya Branislav Ivanovic dari Stamford Bridge. Selama ini, gelandang yang berkebangsaan Serbia tersebut lah yang kerap maju membantu serangan Chelsea.

 

Posted in Berita | Tagged , , , , | Comments Off on Rancang Skema Baru, Conte Targetkan Anderson dan Bonucci

Liga Inggris Mathcday 7 : Keok dari Spurs, Posisi City Terancam

Posisi City Terancam Usai Takluk dari Spurs

Matchday ke-7  Liga Primer Inggris mencatat beberapa hasil mengejutkan dalam perebutan posisi puncak klasemen sementara musim ini. Totttenham Hostpur, Arsenal, serta Liverpool sukses membuat perburuan gelar musim ini menjadi semakin panas usai meraih hasil gemilang pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan dramatis Arsenal dan Liverpool berhasil  membawa The Reds dan The Gunners memastikan tempat di posisi tiga dan empat klasemen liga. Kedua tim sama-sama mengoleksi 16 poin, hanya  saja pasukan Wenger unggul selisih gol dari The Kops.

keok-dari-spurs-posisi-city-terancam

Sementara itu, posisi kedua berhasil diklaim Tottenham Hotspurs usai menekuk pimpinan klasemen musim ini,  Manchester City 2-0 di Stadion Wembley. Gol bunuh diri Aleksandar Kolarov dan aksi Delle Alli memastikan kemenangan tuan rumah Spurs atas sang pemuncak klasemen.

Akan tetapi meskipun menyerah atas skuad Mauricio Pochettino, The Citizens masih kokoh berada di puncak dengan koleksi 18 poin, unggul dari Spurs dengan total 17 poin.

Hasil kurang memuaskan juga menimpa dua raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United dan Chelsea. Hanya sanggup mencatat hasil imbang atas lawannya masing-masing kemarin, baik The Red Devils maupun The Blues kini masih tertahan di posisi 6 dan 7 dengan jumlah poin yang sama yaitu 13, hanya saja United unggul dalam selisih gol.

Jumawa di musim lalu, Leicester City kini justru harus menjalani musim ini dengan terseok-seok. Usai dua  kekalahan besar saat kontra Manchester United dan Chelsea, The Foxes kemarin hanya mampu berbagi poin dengan tim tamu, Southampton. Hal tersebut menyebabkan skuad asuhan Claudio Ranieri tak beranjak dari posisi 12  klasemen sementara.

Lamela dan Son Heung-Min Rebutan Penalti

keok-dari-spurs-posisi-city-terancam-3

Usai menjalani start mulus bersama arsitek baru nya, rekor tak terkalahkan Manchester City di musim ini terpaksa berakhir di Wembley Stadium usai menyerah 0-2 atas tuan rumah Tottenham  Hotspurs.

Tampil mendominasi sejak menit awal, keunggulan skuad Pochettino justru lahir lewat gol bunuh diri sang bek sayap City, Aleksandar Kolarov pada menit ke-9. Dan untuk memastikan kemenangan, Delle Alli pun menambah keunggulan Spurs pada menit 37.

The Lilywhites sebenarnya mampu memperlebar keunggulan  saat babak kedua berjalan 15 menit, usai Delle Alli dilanggar Fernandinho di area kotak penalti. Sayangnya, eksekusi penalti Erik Lamela masih mampu digagalkan kiper Citizen, Claudio Bravo.

Ada yang menarik perhatian sesaat sebelum Lamela menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Pemain asal Argentina tersebut terlihat sempat bersitegang dengan rekan setimnya, Son Heung-min. Diduga adu argumen antara mereka adalah tentang siapa yang akan mengeksekusi bola dari titik 12 pas tersebut.

Hasil sempurna tersebut tentu saja membawa Tottenham Hotspur sukses mengklaim posisi kedua klasemen sementara dengan 17 poin dari total 7 pertandingan, menempel Manchester City dengan selisih satu poin.

 

Posted in Berita, Hasil, Klasemen | Tagged , , , , | Comments Off on Liga Inggris Mathcday 7 : Keok dari Spurs, Posisi City Terancam

‘Kembaran’ Ibra Terobos Masuk Lapangan

Old Trafford Dikejutkan Sosok Mirip Ibra

Dalam industri sepakbola dunia – khususnya eropa – tidak bisa dipisahkan dari kejadian-kejadian aneh dan diluar dugaan. Dari mulai blooper tentang kelakuan lucu para pemain yang sangat berbeda 180 derajat dengan  di lapangan, ulah para fans yang menggelikan hinga menjurus ekstrim.

Bahkan tak jarang rekaman tentang kebiasaan para pelatih atau manajer yang sepertinya tidak mungkin dilakukan oleh sosok serius dan tegas mereka ketika harus memberikan instruksi dari pinggir lapangan menjadi konsumsi publik.

kembaran-ibra-terobos-masuk-lapangan-1

Tampaknya kejadian semacam ini bisa menimpa siapa pun, termasuk penyerang sekaligus ujung tombak Manchester United,  Zlatan Ibrahimovic. Kali ini Ibra bukanlah subjek dari blooper yang sempat heboh ini.

Publik sepakbola – terutama pendukung Manchester United – akhir-akhir ini sempat dihebohkan oleh sosok ‘mirip’ Ibrahimovic yang kerap berjalan-jalan di luar Stadion Old Trafford. Hal tersebut tentu saja mengundang antusias para Manchunian yang kebetulan sedang berada di sekitar stadion.

Bahkan para penggemar – yang entah mereka sadar atau tidak bahwa pria tersebut adalah Ibra ‘Palsu’ – meminta foto bareng atau selfie dengan pria iseng tersebut. Tentu saja, siapa yang akan melewatkan kesempatan untuk berfoto dengan penyerang yang sukses di liga manapun dirinya bermain?

Pemuda tersebut bisa dibilang ‘total’ dalam menjalankan keisengannya, pasalnya pria jahil tersebut menggunakan seragam tim setan merah dengan nama dan nomor punggung Zlatan dengan rambut panjangnya dikuncir belakang khas Ibra.

Ibra Hanya Tertawa Lalu Dorong Kepala Sang Zlatan ‘Palsu’

kembaran-ibra-terobos-masuk-lapangan

Video kejadian yang sempat menjadi viral di dunia maya tersebut ternyata tidak berhenti sampai disitu. Pemuda yang sangat terlihat mirip dengan Ibra baik wajah, postur hingga gaya rambutnya tersebut kembali melakukan aksinya. Tetapi kali ini cenderung nekat, lebih gila dari sebelumnya dan bahkan bisa dibilang ekstrim.

Ekstrim? Anda tentu tidak akan bertanya kenapa saya menyebutnya ekstrim jika anda menyaksikan pertandingan Manchester United melawan juara musim lalu, Leicester City.

Dalam laga dimana The Red Devils menghancurkan The Foxes 4-1 tersebut, Zlatan memang tidak mencetak satu gol pun meski dirinya kerap menciptakan banyak peluang dalam laga yang digelar di markas United, Old Trafford tersebut.

Chris Smalling, Juan Mata, Marcus Rashford dan Paul Pogba lah yang berhasil mencatat nama mereka di papan skor saat tim setan merah kembali meraih kemenangan usai menderita kekalahan dalam dua pertandingan terakhir.

Gol yang dicetak Marcus Rashford merupakan awal dari semua momen lucu ini terjadi. Para pemain Manchester United merayakan gol bersama di sisi lapangan, sosok Ibra pun terlihat tak luput dari euforia tersebut.

Tak disangka tak diduga, tiba-tiba terlihat seorang fans menerobos masuk sepertinya ingin melakukan selebrasi bersama. Setelah ditegaskan, ternyata sosok tersebut adalah sosok ‘Ibra Palsu’ yang kerap menebar kejahilan beberapa hari terakhir.

Pria yang mengaku fans berat United dan juga Ibra tersebut terlihat langsung menghampiri sang idola (Ibrahimovic) dan dengan gaya sok asik nya mengajak Zlatan berbincang.

Yang mengejutkan adalah reaksi penyerang bertubuh bongsor tersebut. Jika kejadian itu menimpa Cristiano Ronaldo, mungkin penggemar tersebut akan diperlakukan manis sebagaimana Ronaldo memperlakukan fans nya.

Namun sekali lagi, ini adalah Ibrahimovic. Zlatan pun hanya tertawa lalu kemudian dengan sedikit bercanda, Ibra meraup muka pria yang menggunakan baju berwarna hitam tersebut.

Posted in Berita, Hasil | Tagged , | Comments Off on ‘Kembaran’ Ibra Terobos Masuk Lapangan

Rooney Biang Kekalahan United?

rooney-biang-kekalahan-united

Tak Maksimal Sebagai Gelandang Serang

Manchester United lagi-lagi menelan pil pahit usai menyerah atas Watford 1-3 pada hari mingggu lalu. Banyak yang menyebutkan bahwa performa Wayne Rooney cukup buruk dalam laga yang digrelar di markas Watford tersebut.

Jose Mourinho menugaskan Wayne Rooney sebagai gelandang serang dalam laga kontra Watford tersebut. Namun sayang, penyerang yang kerap dijuluki Shrek itu gagal menjalankan tugasnya sebagai motor serangan tim setan merah.

Dalam laga kemarin, usaha Rooney untuk membongkar pertahanan Watford terlihat sangat buruk. Hasilnya, para penyerang skuad asuhan Mourinho seperti Zlatan Ibrahimovic dan Marcus Rashford terpaksa harus turun ke bawah untuk menjemput bola hingga beberapa kali.

Berkat permainan buruk tersebut, United pun terpaksa pulang dengan kepala tertunduk setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dengan Watford membungkus kemenangan sempurna 1-3 di kandang sendiri.

Watford membuka kemenangannya melalui gol Etienne Capoue di menit ke-34, sekaligus menutup babak pertama dengan skor sementara 1-0 untuk tim tuan rumah. The Red Devils baru mampu menyamakan skor pada menit ke-63 melalui gol yang diciptakan oleh Marcus Rashford.

Gol dari Juan Zuniga pada menit ke-83 akhirnya membuat tuan rumah kembali unggul. Di penghujung pertandingan, penalti Troy Deeney pun melengkapi penderitaan Manchester United yang kembali harus merasakan kekalahan setelah laga derbi manchester minggu lalu.

rooney-biang-kekalahan-united-2

Rooney Terancam Dicoret dari Skuad Inti

Sejak tak lagi dipimpin oleh Sir Alex Ferguson, Rooney memang terlihat kerap memainkan peran baru sebagai gelandang pengatur serangan Manchester United. Begitupun saat ini, dalam skema 4-2-3-1 ala Mourinho, Rooney dimainkan agak sedikit turun ke bawah, tepat di belakang penyerang ujung.

Kontribusi Rooney untuk tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut pun kini terlihat lebih meurun, tidak seperti saat Rooney memainkan peran sebagai shadowstriker . Ironisnya, Mourinho sebenarnya memiliki sejumlah nama yang lebih baik dari Rooney dalam segi kualitas untuk mengisi di posisi tersebut seperti Juan Mata atau Henrikh Mkhitaryan.

Penurunan kualitas bermain sang kapten pun tak luput dari perhatian para pengamat sepakbola. Melalui sebuah jajak pendapat (polling) dalam situs Red Issue Sancturary menyatakan bahwa sekitar 99,08% hasil survey menyebutkan bahwa Wayne Rooney kini tak lagi layak untuk mengisi skuad inti Manchester United musim ini..

Situs yang kerap dikunjungi mayoritas para fans United tersebut menilai bahwa peran Rooney tak banyak dalam laga tersebut. Sebuah hal yang wajar dimana pada saat itu Rooney terpaksa bermain di posisi yang bukan menjadi spesialisasinya selama ini.

Hasil dari jajak pendapat tersebut seolah menjadi doktrin untuk Mourinho untuk tidak memaksa memainkan Rooney sebagai starter. Seperti semacam penegasan atas pernyataaan Mourinho sebelumnya yang mengaku tidak masalah untuk mendepak Rooney dari skuad inti Red Devils jika memang sang pemain tak banyak berperan bagi tim.

“Saya bisa saja mencoretnya (Rooney) dari skuad inti. Hal tersebut bukanlah masalah baik bagi saya dan juga untuk dia,” ujar Mourinho saat ditanya oleh media setempat.

Posted in Berita, Hasil | Tagged , , , | Comments Off on Rooney Biang Kekalahan United?

Conte di Mata Klopp Jelang Liverpool Kontra Chelsea

rapid-vienna-v-chelsea-pre-season-friendly

Klopp : Conte Setara dengan  Guardiola

Bos The Reds, Jurgen Klopp, memberikan pendapatnya tentang manajer anyar Chelsea, Antonio Conte, dalam sebuah wawancara. Dalam kesempatan itu, Klopp terlihat menyanjung sang arsitek The Blues tersebut.

Klopp menyebutkan bahwa Conte merupakan seorang manajer dengan kemampuan dalam meracik strategi luar biasa dan bisa disejajarkan dengan nama manajer legendaris asal Spanyol, Pep Guardiola.

Mantan manajer Borussia Dortmund tersebut melontarkan sanjungan nya jelang bentrokan antara The Reds dengan The Blues yang dijadwalkan akhir minggu ini di markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge dalam Matchday 5 Liga Premier Inggris musim 2016-2017.

Sejak ditangani Conte, Chelsea memang terbukti mampu tampil impresif sejak awal musim ini dengan total raihan tiga hasil sempurna, satu imbang, dan belum sekalipun menerima kekalahan. Perolehan tersebut sementara menjadikan kubu London Biru bercokol di posisi dua dengan total 10 poin, unggul tiga angka dari kubu Merseyside di urutan keenam, klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Berdasarkan fakta tersebut lah, Jurgen Klopp melabeli Conte sebagai salah satu manajer top dunia saat ini tanpa keraguan. Bahkan menurut pria asal Jerman tersebut, Conte hampir selalu bisa menerapkan strategi ideal bagi klub manapun yang diasuhnya, sebut saja Juventus, timnas Italia, dan saat ini Chelsea.

“Dia (Conte) di lapangan selalu terlihat emosional, terutama saat para pemain tak mampu menciptakan gol. Tentu saja, dia terlihat sangat terlibat saat tim nya bertanding. Akan tetapi itu bukanlah alasan utamanya,” tutur Klopp.

“Hal yang paling penting yaitu dia merupakan seorang manajer yang hebat. Kita bisa sejajarkan kemampuannya dengan Pep Guardiola melihat hal yang dia raih bersama Juventus.

“Conte mampu menciptakan gaya permainan spesialnya sendiri dan karena itulah dirinya berhasil meraih kejayaaan bersama Juventus juga tim nasional Italia,” tambah Klopp.

Skuad Chelsea Racikan Conte Sangat Lengkap – Klopp

Jelang pertandingan menghadapi Chelsea, Klopp memperingatkan para pemainnya akan kualitas dari pemain skuad asuhan Conte tersebut. Apalagi mengingat laga akan berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu (17/9/2016) dini hari WIB.

Salah satu nama yang jadi perhatian Klopp yaitu bek yang memutuskan untuk reuni bersama skuad The Blues, David Luiz. Chelsea memutuskan untuk kembali membawa pulang David Luiz dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer mencapai 34 juta poundsterling (Rp 591 miliar).

“Menurut saya, dengan kembalinya David Luiz bersama Chelsea merupakan hal menarik dan mengesankan. Dia merupakan pemain kuat dan serba bisa,” ujar Klopp.

Klopp juga menambahkan bahwa dirinya terkesan dengan susunan pemain lini tengah racikan Conte. Komposisi nama-nama seperti Nemanja Matic dan N’Golo Kante yang berperan sebagai gelandang defensif, lalu Oscar sebagai pengatur serangan Chelsea.

“Chelsea mempunyai banyak pemain yang berperan sangat penting. Seperti Oscar yang sangat baik dalam memainkan peran barunya sebagai pengatur serangan juga kehadiran N’Golo Kante serta Nemanja Matic yang melengkapi lini tengah mereka sehingga menjadi fleksibel dan kukuh,” manajer asal Jerman tersebut menambahkan.

“Ini merupakan skuad yang lengkap. Mereka masih memiliki David Luiz jika sang kapten, John Terry tak memungkinkan untuk dimainkan. Tentu saja saya sangat menantikan saat jumpa dengan mereka akhir pekan nanti.” tutup Jurgen Klopp.

Posted in Berita | Tagged , , , | Comments Off on Conte di Mata Klopp Jelang Liverpool Kontra Chelsea